Iklan

terkini

BMKG Sumut Keluarkan Peringatan Cuaca Ekstrem 22–27 November: Puluhan Daerah Berstatus Waspada

Minggu, November 23, 2025, 12:57 WIB Last Updated 2025-11-23T05:57:01Z


MEDAN,Medankabar.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Balai Besar Wilayah I merilis peringatan dini cuaca ekstrem yang diprediksi terjadi pada 22–27 November 2025 di sejumlah wilayah di Sumatera Utara. Masyarakat diminta waspada terhadap potensi hujan lebat, angin kencang, hingga ancaman banjir dan longsor.


Dalam keterangan resminya, BMKG menyebut kondisi IOD negatif diperkirakan masih berlangsung hingga Desember 2025. Kondisi ini menambah suplai uap air di wilayah pantai barat Sumatera Utara. Selain itu, gelombang atmosfer yang masih aktif turut memperkuat potensi peningkatan pembentukan awan hujan.


Kepala Balai Besar MKG Wilayah I, Hendro Nugroho, menjelaskan bahwa pihaknya juga memantau adanya sistem tekanan rendah (95B) di sekitar Selat Malaka yang memicu pertemuan serta belokan angin signifikan di Sumut.


“Kombinasi tersebut meningkatkan pertumbuhan awan konvektif seperti Cumulonimbus (CB) yang dapat memicu hujan lebat, angin kencang, dan petir,” jelas Hendro dalam rilis yang diterima, Sabtu (22/11/2025).


Puluhan Daerah Berpotensi Hujan Lebat


BMKG menyebutkan sejumlah daerah yang berpotensi mengalami hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat, meliputi:


Dairi, Pakpak Bharat, Humbang Hasundutan, Nias, Nias Selatan, Nias Utara, Nias Barat, Gunungsitoli, Tapanuli Tengah, Sibolga, Tapanuli Selatan, Padang Sidempuan, Tapanuli Utara, Mandailing Natal, Padang Lawas, Padang Lawas Utara, Langkat, Medan, Binjai, Deliserdang, Karo, Simalungun, Samosir, Serdang Bedagai, dan Tebing Tinggi.


Kondisi kelembapan udara yang tinggi turut memperkuat peluang terjadinya hujan ekstrem di beberapa wilayah tersebut dalam beberapa hari ke depan.


Potensi Banjir, Longsor, hingga Pohon Tumbang


BMKG mengimbau masyarakat agar mewaspadai potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, dan tanah longsor, terutama di daerah rawan serta wilayah sepanjang alur sungai dan lereng curam.


Selain itu, angin kencang berpotensi menimbulkan kerusakan seperti pohon tumbang, sementara gelombang tinggi juga diperkirakan muncul di perairan barat Sumatera Utara.


BMKG meminta masyarakat untuk terus memantau perkembangan cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG. Pemerintah daerah juga diimbau untuk memperkuat koordinasi dengan BPBD, TNI, dan Polri dalam upaya kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem.(Wan)

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • BMKG Sumut Keluarkan Peringatan Cuaca Ekstrem 22–27 November: Puluhan Daerah Berstatus Waspada

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terkini

Iklan