MEDAN,Medankabar.com – PT Prima Pengembangan Kawasan (PT PPK) resmi menjalin kerja sama strategis dengan PT Sumatera Deli Lestari Indah (PT SDLI) dalam rangka memperkuat pengelolaan lingkungan di Kawasan Industri Kuala Tanjung.
Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang berlangsung pada Rabu (16/04/2026) pukul 10.00 WIB di ruang rapat PT PPK. Penandatanganan dilakukan oleh Plt. Direktur PT PPK, Sutanto, bersama Direktur Utama PT SDLI, Andreas Tantono.
Kolaborasi ini mencakup pengelolaan, manajemen, pemasaran kawasan, serta pengelolaan limbah dan air terpusat. Langkah ini dinilai strategis dalam mendukung pengembangan kawasan industri yang terintegrasi, efisien, dan berwawasan lingkungan.
Dalam sambutannya, Sutanto menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk menghadirkan kawasan industri yang tidak hanya kompetitif secara bisnis, tetapi juga bertanggung jawab terhadap lingkungan.
“Pengelolaan limbah dan air yang baik menjadi faktor kunci dalam meningkatkan daya saing kawasan sekaligus menarik minat investor,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa PT PPK terus berupaya menghadirkan layanan kawasan yang terintegrasi dan berstandar tinggi guna mendukung operasional tenant secara optimal.
Sementara itu, Andreas Tantono menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan dalam kerja sama tersebut. Menurutnya, kolaborasi ini membuka peluang untuk menghadirkan solusi pengelolaan limbah dan air yang efektif, efisien, serta sesuai dengan standar lingkungan yang berlaku.
“Kami optimistis sinergi ini mampu memberikan nilai tambah bagi pengelolaan Kawasan Industri Kuala Tanjung secara keseluruhan,” ungkapnya.
Melalui kerja sama ini, kedua perusahaan berkomitmen mengembangkan sistem pengelolaan limbah dan air terpusat yang andal dan berkelanjutan, guna mendukung pertumbuhan industri yang ramah lingkungan.
Penandatanganan MoU ini sekaligus menegaskan peran PT PPK sebagai pengembang kawasan industri yang tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga pada penyediaan layanan pendukung berbasis keberlanjutan dan kepatuhan terhadap regulasi lingkungan.
Ke depan, Kawasan Industri Kuala Tanjung diharapkan semakin berkembang sebagai kawasan industri modern yang berdaya saing tinggi serta menjadi contoh penerapan pengelolaan lingkungan yang baik di Indonesia.(Wan)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar