Kuala Tanjung,Medankabar.com – Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok melakukan kunjungan resmi ke Kawasan Industri Kuala Tanjung, Sumatera Utara, dalam rangka memperkuat hubungan bilateral sekaligus menjajaki peluang kerja sama strategis di sektor pelabuhan dan industri, Jumat (10/4/2026).
Kunjungan ini dipimpin langsung oleh Konsul Jenderal Huang He, didampingi Konsul Li Hongwei dan Wakil Konsul Jiang Jiawen. Rombongan meninjau Pelabuhan Kuala Tanjung yang dikelola PT Prima Multi Terminal serta Kawasan Industri Kuala Tanjung di bawah PT Prima Pengembangan Kawasan, yang merupakan bagian dari Pelindo Group.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Plt. Direktur PT Prima Pengembangan Kawasan Sutanto, Direktur Operasi dan Teknik PT Prima Multi Terminal Wahyudi MH, serta GM Pelindo I Cabang Kuala Tanjung Indri Gunawan. Hadir pula perwakilan Pemerintah Kabupaten Batu Bara dari unsur dinas terkait.
Dalam agenda kunjungan, rombongan menerima paparan terkait perkembangan infrastruktur pelabuhan, kesiapan fasilitas logistik, serta rencana pengembangan kawasan industri yang terintegrasi dengan rantai pasok nasional dan global. Diskusi juga membahas peluang investasi, pengembangan industri berbasis ekspor, serta peningkatan konektivitas perdagangan internasional.
Konsul Jenderal Huang He menyampaikan bahwa Kuala Tanjung memiliki posisi strategis dalam peta perdagangan global, khususnya di kawasan Asia Tenggara.
“Kami melihat potensi besar Kuala Tanjung sebagai hub logistik dan industri terintegrasi. Infrastruktur yang terus berkembang menjadi daya tarik bagi investor Tiongkok,” ujarnya.
Sementara itu, Sutanto menegaskan bahwa kunjungan ini menjadi momentum penting dalam meningkatkan kepercayaan investor internasional.
“Kami berkomitmen mengembangkan kawasan industri yang kompetitif, terintegrasi, dan berkelanjutan. Kunjungan ini diharapkan membuka peluang investasi baru yang berdampak bagi ekonomi nasional dan daerah,” katanya.
Dari sisi operasional, Wahyudi MH memastikan kesiapan Pelabuhan Kuala Tanjung dalam mendukung arus logistik global.
“Kami terus meningkatkan kapasitas dan kualitas layanan untuk mendukung efisiensi logistik nasional serta memperkuat posisi sebagai gerbang perdagangan internasional,” jelasnya.
Senada, Indri Gunawan menilai pengembangan kawasan ini akan berdampak signifikan terhadap ekonomi daerah, termasuk peningkatan investasi dan penciptaan lapangan kerja.
Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah awal menuju kerja sama yang lebih konkret antara Indonesia dan Tiongkok, khususnya dalam pengembangan kawasan industri dan logistik terintegrasi di Kuala Tanjung sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru yang berdaya saing global.(Wan)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar